Tips Cara Bisnis Dan Peluang Investasi Mahasiswa

Sebagai seorang mahasiswa yang ingin mandiri secara financial Anda pasti pernah berkeinginan untuk bisnis atau investasi meskipun Anda masih menyandang status sebagai mahasiswa. Mungkin ngak sih?

Hey, siapa bilang mahasiswa ga boleh ikutan investasi? Malahan sangat bagus apabila kita sudah terbiasa berinvestasi sejak menjadi mahasiswa. Dulu waktu kecil kita sudah diajarkan oleh kedua orang tua kita untuk belajar menabung sisa uang jajan kita. Nah, konsep inilah yang akan kita gunakan untuk belajar investasi ala mahasiswa. Uang sisa kita yang akan kita gunakan untuk berinvestasi.


Seperti yang kita ketahui dan alami bersama sebagai mahasiswa kita hanya memiliki modal yang minim apabila ingin berinvestasi (bukan menjelekkan yah, saya dan teman-teman mahasiswa disini juga seperti itu kok). Kabar baiknya berinvestasi saat ini tidak butuh modal yang besar hinga berjuta-juta, Anda sudah bisa berinvestasi bahkan dengan nominal Rp 100 ribu.

Agar kita tidak mengalami kerugian bisnis investasi mahasiswa, sebelumnya kita harus tahu dulu donk langkah-langkah dan cara investasi mahasiswa itu seperti apa. Simak ulasannya dibawah ini. Berikut ini adalah tips investasi khusus mahasiswa dari Ibu T Rini Triastuti seorang Perencana Keuangan ZAP, seperti dikutip eksekutips dari detikFinance, Rabu (28 Januari 2015).

1. Ketahui Dulu Profil Risiko


Sebelum Anda menetapkan ingin berinvestasi di instrument apa (saham, obligasi atau reksadana) sebaiknya Anda harus memperhitungkan dahulu resiko yang mungkin terjadi karena profil risiko setiap investor berbeda-beda. Berinvestasi di pasar modal dan lainnya mempunyai beberapa resiko diantaranya penurunan dana investasi dan kehilangan dana investasi.

Profit investasi yang telah tercapai di beberapa bulan yang lalu tidak bisa dijadikan patokan apakah investasi ini menjanjikan di masa yang akan datang. Maka dari itu, jangan sampai Anda terlanjur berinvestasi di saham tapi ternyata profil risikomu menunjukkan tipe konservatif.

2. Tentukan Tujuan Investasi


Setelah mengetahui risiko yang mungkin terjadi kini saatnya Anda menentukan tujuan Anda berinvestasi. Kebanyakan tujuan investasi mahasiswa adalah investasi jangka panjang dengan return yang besar tetapi investasi bulanannya kecil. Anda bisa saja berinvestasi emas (logam mulia), property, deposito, saham, obligasi maupun reksadana. Tapi beberapa instrument investasi mengharuskan Anda memiliki dana yang tidak sedikit. Instrument investasi yang paling cocok dan pas untuk kantong mahasiswa adalah investasi reksadana. Kenapa?

Karena investasi reksadana di rancang untuk Anda yang mempunyai modal minim dan belum berpengalaman di dunia investasi serta tidak mampu menanggung risiko yang besar, maka reksadana merupakan alternative dan pilihan yang paling menguntungkan apabila mahasiswa ingin berinvestasi. Hanya dengan Rp 100 ribu per bulan Anda sudah bisa memiliki saham dan obligasi walaupun masih secara kolektif.

3. Tetap disiplin berinvestasi


Setelah Anda berkomitmen dan sudah memulai investasi satu hal yang harus tetap Anda jaga adalah kediplinan Anda dalam berinvestasi. Tanpa disiplin investasi Anda hanya akan menjadi diselipin yang artinya hanya akan menjadi tujuan semata. Hasil yang Anda targetkan di awal investasi tidak akan tercapai secara maksimal.

Yuk mulai sekarang kita biasakan belajar disiplin investasi dan menabung, dimulai dari uang jajan kita agar kelak ketika Anda sudah bekerja dan memiliki uang sendiri, Anda tidak akan mengalami kesusahan lagi untuk membangun kedisiplinan berinvestasi.

2 Responses to "Tips Cara Bisnis Dan Peluang Investasi Mahasiswa"

  1. Mantap nih, Nice share mas dwi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih bos Rahman atas kunjungan dan komentarnya. Semoga postingan mengenai cara investasi mahasiswa ini bisa bermanfaat :)

      Delete

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik pembahasan artikel, dilarang sara dan saru ya gan :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel